News Detail

TFC PREMIUM: Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, Melihat 2600 Spesies dari Penjuru Dunia

Senin, 6 Juli 2020 09:03
Soal Pengganti Reinaldo, Appi: Pernah Main di Malaysia dan Datang Hari ini
Tribun Family card
RAHMAT International Wildlife Museum and Gallery merupakan tempat yang ideal untuk lebih mengenal keanekaragaman satwa. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Berkunjung ke museum bisa menjadi satu alternatif menyenangkan saat mengisi hari-hari Anda. Di Kota Medan tepatnya di Jalan S Parman No 309, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery merupakan tempat yang bagus untuk lebih mengenal keanekaragaman satwa.

Manager Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, Nelly R mengatakan Rahmat International Wildlife Museum and Gallery adalah satu-satunya di Asia yang telah masuk Record Book, menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional dalam bidang konservasi, pelestarian, pencegahan kepunahan satwa liar dan habitatnya.

"Di tempat ini pengunjung dapat melihat lebih dari 2600 spesies dari penjuru dunia. Mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar," ujar Nelly. Ia mengaku, sebelumnya Rahmat International Wildlife Museum and Gallery ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof Dr Juwono Sudarsono, MA pada tanggal 14 Mei 1999. Kemudian pada tanggal 13 November 2007, kembali diresmikan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, MA.

"Karena besarnya minat masyarakat maka dilakukan perluasan bangunan baru yang megah dan impresif sehingga semakin lengkap. Bangunan ini diresmikan oleh Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 13 November 2007," katanya. Ia menjelaskan sebagai lembaga konservasi pada tanggal 28 November 2013, telah dilakukan pengembangan lagi oleh Menteri Kehutanan RI, H. Zulkifli Hasan, SE, MM. Museum ini juga memiliki legend hall penempatan ratusan koleksi pribadi para legendaris dan maestro dunia dan telah diresmikan oleh Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla pada tanggal 30 Juli 2016. "Pengembangan gallery kita ini sudah sudah beberapa kali, pengunjung tak hanya wisatawan lokal tapi juga wisatawan mancanegara. Pengunjung kita itu beragam, ada juga tokoh-tokoh terkenal, mulai dari presiden, wakil presiden, miss universe, dan lainnya," ucapnya.

Dapatkan Tiket Masuk Gratis ke Rahmat International Wildlife Museum and Gallery Diakuinya, pendiri Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, DR H Rahmat Shah adalah seorang penggemar olahraga berburu profesional dunia dan seorang konservasionis serta pencinta alam yang telah berpetualang di berbagai penjuru dunia untuk mempelajari konsep konservasi dengan pemanfaatan. Konsep Safari Club Internasional (SCI) yang telah diterapkan oleh berbagai negara diantaranya Amerika, Kanada, Rusia, Jerman, Turki, Inggris, Perancis, Italia, Spanyol, Austria, China, Kazakhstan, Romania, Mexico, Mongolia, Iran, Pakistan, Australia, New Zealand, Afrika dan negara lainnya guna mencegah kepunahan satwa liar sekaligus mempertahankan hutan habitatnya.

"Melalui Rahmat International Wildlife Museum and Gallery ini, beliau mengajak kita untuk lebih mengenal keanekaragaman satwa liar yang ada di dunia kepada masyarakat dari berbagai kalangan agar turut peduli dan terpanggil untuk lebih menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa liar. Warisan ini untuk anak cucu kita karena flora dan fauna bukan hanya milik suatu negara tetapi milik dunia," ucap Nelly. Rahmat International Wildlife Museum and Gallery ini didukung dengan berbagai fasilitas. Fasilitas yang tersedia adalah perpustakaan, Hunter's Cafe and Souvenir, dan Legend International Hall.

• Rahmat International Wildlife Museum & Gallery Jadi Juara Umum Penganugerahan Museum Indonesia 2019

"Fasilitas disini ada cafe, fotografer, perpustakaan, souvernir shop, dan ada ruangan sentuh karena rata rata museum enggak boleh disentuh koleksinya tapi kita ada satu ruangan, sehingga pengunjung bisa menyentuh koleksi dan sudah disediakan hand sanitizer di situ," katanya. Hal menarik lainnya, di tempat ini memiliki Legend International Hall, yang merupakan ruangan serba guna yang dapat digunakan untuk ruang pertemuan, misalnya sebagai tempat pernikahan, meeting, arisan, pesta ulang tahun dan sebagainya. Di Legend International Hall ini terdapat ratusan koleksi pribadi para lengendaris dan maestro dunia.

"Tempat ini dilengkapi dengan hall yang bisa menampung sekitar 500 orang untuk kegiatan wedding, arisan, birthday party, meeting. Jadi seperti hotel, kita juga menyediakan paket meeting, per orangnya Rp 120 ribu sudah termasuk makan," ujar Nelly.

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 8.30 hingga 17.00 WIB. Tiket masuk untuk wisatawan domestik dibanderol Rp 75 ribu per orang dan tiket masuk wisatawan internasional diharga Rp150 ribu per orang. Namun khusus pelajar, tiket masuk hanya Rp 25 ribu per orang. "Museum terus berkembang dan melakukan inovasi dengan koleksi dan fasilitas yang juga bertambah. Untuk promo, kita ada program cashless di Dealjava dan Traveloka," katanya. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon 0614569964 atau 08116126129.

• Khusus Member TFC, Dapatkan Souvenir Menarik di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery

Member TFC Gratis Tiket Masuk Bekerja sama dengan Tribun Medan, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery memberi penawaran menarik pada member atau pemilik Tribun Family Card (TFC) Premium. Setiap satu bulan sekali, para pemegang kartu TFC Premium berhak mendapatkan gratis tiket masuk saat mengunjungi Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.

"Pengguna TFC, gratis tiket masuk sebulan sekali selama setahun," ujar Manager Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, Nelly R. Kartu member TFC merupakan kartu member premium, bagi pelanggan koran Tribun Group di seluruh Indonesia. Jadi cukup satu kartu member bisa digunakan di seluruh Indonesia. Kartu ini berlaku hanya satu tahun, jika ingin memperpanjang harus berlangganan koran lagi selama satu tahun dan seterusnya. Informasi lebih lanjut tentang TFC, Anda bisa menghubungi nomor 08116249900 atau Install Aplikasi Tribun Family Card melalui smartphone. (nat/tribun-medan.com)

Penulis: Tribun Medan
Editor: Administrator